PLT Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Buka Pelatihan PM-KKA di Masamba Luwu Utara

Luwu Utara.metro-pendidikan.com. Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) merupakan kegiatan yang urgen untuk dipahami oleh setiap kepala satuan pendidikan dan guru di semua jenjang. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menyasar hingga ke pelosok.

Demikian diungkapkan PLT Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Andi Lalak, S.Pd, M.Pd saat membuka secara resmi pelatihan tersebut, bertempat di Aula SMAN 1 Luwu Utara, pada Sabtu 1 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, mantan ketua MGMP Biologi Luwu Utara ini mensugesti para peserta agar mampu keluar dari zona nyaman. Karena perubahan tidak lahir dari zona nyaman.

“Bapak ibu sekalian harus ke tempat ini meski hari libur. Harus bersiap untuk mendengarkan informasi dari fasilitator, berdiskusi dengan teman, berhadapan dengan laptop, meski diri serasa mau istirahat, kebun di sana rindu dijenguk, anak-anak minta week end, dan beberapa agenda lain yang mungkin sudah diplanning sebelumnya,” tegasnya.

“Tapi yakinlah bapak ibu bahwa kegiatan ini pasti akan sangat bermanfaat, dan akan dirasakan setelah berakhir Desember nanti. Mungkin di awal masih merasa terpaksa dan berada pada zona tidak nyaman, tapi insya Allah setelah berjalan 1 bulan, bapak ibu akan terbiasa dan itu berarti bahwa kita telah berada di zona nyaman. Akan bekerja dengan tenang menganggap bahwa ini adalah bagian dari kewajiban sebagai guru dan pimpinan di satuan pendidikan yang bertanggung jawab atas keberhasilan peserta didik di satuan pendidikannya,” urai Andi Lalak.

Andi Lalak yang juga Ketua PPBI-Folia Sulsel terus mendorong dan memberi semangat kepada seman 52 peserta pelatihan yang terdiri dari 17 peserta Kepala Satuan Pendidikan, 16 Peserta Komunitas Bahasa Inggris dan 19 Peserta komunitas Biologi, Wakil Ketua Muhammadiyah Luwu Utara yang membidangi pendidikan ini menyampaikan bahwa murid hari sudah jauh berbeda dengan saat kita menjadi murid puluhan tahun silam.

Mereka lahir di era globalisasi dan digitalisasi. Belum bisa bicara tapi sudah mahir menggunakan gadget. Apalagi 10, 20 tahun yang akan datang, tentu era yang lebih modern lagi. Karena itu, pilihannya adalah menyiapkan mereka menghadapi era tersebut. PM-KKA adalah ihtiar untuk menyiapkan murid untuk bisa bersaing dengan dunia internasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Tim dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi-selatan, yaitu Ibu Ninik Wijiningsih, S.Pd, M.Pd, Firna Sari, S.Si, M.Pd dan Ibu Nurbaya.

Mewakili Tim, Firna Sari dalam sambutannya menegaskan bahwa PM-KKA merupakan kelanjutan dari pelatihan Pembelajaran Mendalam tahun 2025 yang merupakan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2026, dengan berbasis Kelompok Kerja (Komunitas). Pendekatan pelatihan PM-KKA 2026 mengadaptasi Teacher Experimental Training (TET).

Melalui metode ini, guru diajak terlibat langsung dalam pengalaman baru bersama murid, terbiasa meneliti hasil pembelajaran sendiri, serta berbagi praktik baik di Komunitas Sekolah maupun Komunitas Guru. Kegiatan ini akan berlangsung dalam 7 siklus, baik kegiatan Luring maupun Daring melalui LMS dan akan berakhir pada bulan Desember nanti.

Kegiatan ini didampingi oleh Fasilitator yang sudah mengikuti TOT yang diselenggarakan baru-baru ini di Makassar. Adapun Fasilitator Dikmen yang bertugas adalah Musair, S.Pd selaku Fasilitator Kepala SP, Ahmad Juni, S.Pd Selaku Fasilitator Biologi dan Titin Paramita, S.Pd selaku fasilitator Bahasa Inggris. **@@**

Laporan : Arifin/andil

Pos terkait