SDN 3 Surutanga Gelar Kegiatan Ko kurikuler, Ciptakan Suasana Kekeluargaan bersama Guru dan Orang Tua Siswa

Palopo.metro-pendidikan.com. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Surutanga Kota Palopo melaksanaan kegiatan kokurikuler P5. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas VI khususnya di kelas VI.A Tampak suasana terjalin akrab dan cukup meriah  bersama orang tua siswa dan guru. Berlangsung di ruangan kelas SDN 3Surutanga pada Senin (18/Mei/2026)

Melalui tema, “Menciptakan suasana Kebersamaan dan Kekeluargaan yang Harmonis”. Wali kelas, St Aminah yang ditemui media ini menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memberikan pemahaman bagaimana siswa dapat merasakan pula aktifitas orang tua/ibu dirumah, sehingga kedepan diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua.

“Kegiatan ini melibatkan orang tua siswa dan guru. Selain itu, kata Aminah, momen ini juga sebagai momen perpisahan yang digelar siswa menjelang perpisahan dimana siswa tersebut akan meninggalkan sekolah ini dan melanjutkan studinya kejenjang yang lebih tinggi juga sebagai kenang kenangan dan tidak lupa bahwa hal ini juga sebagai momen saling mengenal antara orang tua siswa yang datang berkumpul bersama guru dan siswa makan bersama”, jelas St Aminah yang juga saat ini menjabat Plt Kepala SDN Batara Palopo.

Kegiatan kokurikuker P5 ini dilaksanakan satu kali dalam setahun dan dibagi yang  terdiri dari 3 kelompok dalam satu kelas sebanyak 26 siswa,  mereka menyajikan berbagai menu tradisional dari berbagai daerah yang berbeda. Dimana nantinya siswa akan mendapat penilaian dari panitia yang terdiri dari guru dan tenaga pendidik disekolah ini.

Lanjut Sitti Aminah menyampaikan bahwa Tujuan dari kegiatan ini juga adalah untuk memperdalam kegiatan seni melalui praktek kreatif yang dikaitkan dengan P5 dalam pengembangan budaya lokal.

Dimana yang dimaksud P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang berupa pembelajaran lintas disiplin ilmu.

Bagi St Aminah, kegiatan tersebut diharapkan untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap berbagai permasalahan di lingkungan sekitar menggunakan pendekatan berbasis proyek (project-based learning). ***

Laporan : Arifin Muha

Pos terkait