Maros.metro-pendidikan.com. Suasana ruang tamu Masjid Al Markaz Al Islami Maros sore Minggu (24/8), terasa khidmat dan penuh semangat. Puluhan jamaah Majelis Dzikir As Sakinah berkumpul untuk mengikuti pelatihan Metode Tasbih, sebuah metode inovatif untuk mempercepat kemampuan membaca Al-Qur’an.
Program ini dipandu oleh fasilitator dari Forum Kajian Cinta Al-Qur’an (FKCA) Sulawesi Selatan dengan bimbingan metode karya Prof. HC. Dr. Rahman Muhammad Agus Tasbih, S.Ag., MM. Dia seorang akademisi dan praktisi pendidikan Al-Qur’an yang telah lama mengabdikan diri di berbagai pesantren dan lembaga pendidikan Islam.
Metode Tasbih, yang dikenal dengan tagline “Solusi Cepat Baca Al-Qur’an… In Syaa Allah Pasti Bisa”, dirancang sebagai pendamping metode pembelajaran Al-Qur’an yang sudah ada. Dengan pendekatan praktis, metode ini membantu peserta mengenal huruf hijaiyah dan tanda baca lebih cepat, sehingga memudahkan mereka membaca Al-Qur’an dengan lancar.
“Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang seharusnya dekat dengan kita. Metode Tasbih ini hadir untuk membantu semua kalangan, baik anak-anak hingga orang tua, agar lebih mudah dan cepat membaca Al-Qur’an. Semoga semakin banyak jamaah yang merasakan manfaatnya,” ungkap Bunda Maria, pemateri dari FKCA Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Majelis Dzikir As Sakinah Maros, Bunda Arni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur bisa menghadirkan pelatihan ini di Al Markaz Al Islami Maros. Harapan kami, jamaah semakin cinta Al-Qur’an, bukan hanya membacanya, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memberdayakan jamaah, khususnya ibu-ibu, agar semakin mencintai Al-Qur’an dan memiliki keterampilan membaca yang baik. Antusiasme peserta tampak tinggi; para jamaah dengan tekun mengikuti arahan, sambil memegang buku metode Tasbih yang menjadi panduan utama pembelajaran.
Dengan mengusung semangat “Bukan Pengganti, Tetapi Penyanding”, Metode Tasbih di Masjid Al Markaz Al Islami Maros menjadi salah satu ikhtiar nyata dalam melahirkan generasi Qur’ani yang fasih, cinta dan istiqamah bersama kalamullah. **
Laporan : Syamsir N






