Luwu Utara Siapkan Jamkes PBPU 2026, Sekkab Jumal Lussa Harap Keberlanjutan Jaminan Kesehatan

Luwu Utara.metro-pendidikan.com. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menyiapkan dana sebesar Rp 21,6 miliar untuk mendukung program Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Tahun 2026. Hal tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi Implementasi Strategi Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kamis (12/3/2026) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas sejumlah agenda strategis terkait pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), mulai dari kepesertaan, biaya pelayanan kesehatan, hingga rencana perpanjangan program PBPU yang didaftarkan oleh pemerintah daerah untuk Tahun 2026.

Sekretaris Kabupaten Luwu Utara, Jumal Lussa, menegaskan pemerintah kabupaten berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Pemkab Luwu Utara tentu berkomitmen memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Karena itu, koordinasi dengan BPJS Kesehatan terus kita perkuat agar program ini dapat berjalan dengan baik”, Jumal Lussa

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Dahniar Hasyim Dahlan, menjelaskan kebutuhan pembiayaan untuk perpanjangan Rencana Kerja PBPU Tahun 2026 periode Januari hingga Desember mencapai Rp 21.624.287.300. Anggaran tersebut perlu tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Tahun 2026 sebagai dasar perpanjangan program.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memaparkan data terkait perubahan kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Luwu Utara. Penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Tahun 2026 mencapai 22.664 jiwa, sementara pengalihan peserta PBPU menjadi peserta PBI JK tercatat sebanyak 7.138 jiwa.

Menanggapi hal tersebut, Jumal Lussa menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar cakupan jaminan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

“Melalui forum ini kita berharap ada kesepahaman bersama antar perangkat daerah dan BPJS Kesehatan, sehingga target Universal Health Coverage dapat terus kita pertahankan dan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal,” tandas Sekretaris Kabupaten Luwu Utara ini. **ril***

Laporan : Yosias Tombela

Pos terkait