Bupati Paris Yasir Ungkap Ekonomi Jeneponto Tumbuh 6,59 Persen dan Peringkat Lima di Sulawesi Selatan

Jeneponto.metro-pendidikan.com. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Jeneponto mengalami pertumbuhan ekonomi pada angka 6,59 persen, bahkan menempatkan Kabupaten Jeneponto berada peringkat lima di Sulsel. Trend positif ini sekaligus memicu kenaikan data saing makin meningkat.

Demikian diungkapkan Bupati Jeneponto, Paris Yasir saat menyampaikan kata sambutan pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapangan Stadion Mini Turatea, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Sabtu (21/3/2026) lalu.

Pelaksanaan ibadah yang berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan. Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati area stadion untuk menunaikan Shalat Idul Fitri. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Shalat turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Jeneponto, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Bertindak sebagai imam adalah Imam Besar Masjid Agung Jeneponto, Ustaz Nasir.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan merayakan Idul Fitri setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

“Setelah sebulan kita menunaikan ibadah puasa, hari ini kita semua merayakan hari kemenangan. Kami berharap momentum ini semakin memperkuat ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Dia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah selama satu tahun masa kepemimpinannya, khususnya pada sektor ekonomi yang menunjukkan kinerja positif.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jeneponto pada tahun 2025 mencapai 6,59 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), menempatkan daerah ini di peringkat lima besar se-Sulawesi Selatan,” ungkapnya lagi.

Selain itu, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Jeneponto juga menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2023, Jeneponto berada di peringkat 18 dengan nilai 2,98 persen meningkat menjadi peringkat 17 persen pada tahun 2024 dengan nilai 3,39 persen dan kembali melonjak ke peringkat 10 pada tahun 2025 dengan nilai 3,51 perseb

Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa arah pembangunan daerah berada pada jalur yang tepat, sekaligus mencerminkan hasil kerja kolaboratif seluruh elemen dalam mendorong kemajuan daerah.

“Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. Kami akan terus berbenah dan meningkatkan daya saing daerah demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Setelah pelaksanaan Shalat Idul Fitri, Bupati Jeneponto berbaur dengan masyarakat, bersalaman, dan menyapa warga secara langsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Momentum Idul Fitri ini tidak hanya menjadi perayaan hari kemenangan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Jeneponto yang lebih maju, mandiri dan bahagia. ***ril***

Laporan : Awal Adryan

Pos terkait