Kepala Kemenag Maros Tegaskan Tidak Ada Pungutan untuk Jemaah Haji 2025, Kepala Kemenag Sulsel Beri Apresiasi

Maros.metro-pendidikan.com. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros, Dr H Muhammad, M.Ag menegaskan tidak ada pungutan-pungutan untuk jemaah haji Kabupaten Maros tahun 2025.

Penegasan ini, ia sampaikan di hadapan Kepala Kemenag Sulsel Dr H. Ali Yafid dan ratusan jemaah haji Kabupaten Maros, saat pembukaan bimbingan manasik haji oleh KBIHU Hawaisyah, di Masjid Agung, Selasa (21/1/2024).

“KBIHU ini resmi akan membimbing jemaah haji dari tanah air hingga tanah suci. Biayanya resmi, semua untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan ibadah haji,” jelas doktor Manajemen Pendidikan Islam UMI Makassar 2022.

Di Maros, lanjut H Muhammad, ada KBIHU, tahun sebelumnya tidak ada kelompok bimbingan. Tapi tahun ini, ada dua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang resmi di Kabupaten Maros yaitu KBIHU Hawaisyah dan KBHU An-Nikmah.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Kakanwil, kalau bisa tahun ini, Maros cukup dua kloter. Sehingga masing-masing satu bimbingan: dari KBIHU dan dari ketua kloter”, pungkasnya.

“Biaya resmi, tidak ada pungutan-pungutan untuk jemaah haji kabupaten Maros,” tambah nr Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Ikatan Alumni Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Alauddin Makassar ini.

Tahun 2025, sebut H Muhammad, bahwa kuota jemaah haji Kabupaten Maros sebanyak 296 orang. “Belum masuk yang cadangan, semoga bisa 320-an jemaah yang kita berangkatkan haji tahun ini.

“Semoga, pelaksanaan haji tahun 2025 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya”, ucap H Muhammad sembari memastikan.

Sebelumnya, Ketua KBIH Hawaisyah Kabupaten Maros Ahmad Quraisy, melaporkan bahwa yang terdaftar dalam KBIHU Hawaisyah ada 230 orang dari 296 jemaah haji Kabupaten Maros. “Sudah 20 kali pra manasik, sudah dua kali praktik di asrama haji Sudiang,” katanya.

Pada tempat sama, Kepala Kemenag Sulse H Ali Yafid, berpesan untuk tidak melakukan hal yang bisa memberatkan jemaah. “Kami juga memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kementerian Agama Maros beserta pihak penyelenggara haji khususnya dari KBHU yang bisa memastikan kepada calon haji bahwa tidak pungutan di luar ketentuan”, ungkap mantan Kepala Kemenag Bulukumba ini saat membuka bimbingan manasik haji difasilitasi oleh Kemenag Maros.

Untuk jemaah haji Kabupaten Maros tahun 2025, H Ali Yafid berpesan supaya bisa paham dan lebih mandiri dalam beribadah di Tanah Suci. Disamping itu, mereka tetap menjaga nama baik Indonesia khususnya Sulsel dan Maros.

Hadir: Kabid PHU H. Ikbal Ismail, Kasubbag TU H. Abdul Kadir, Kasi PHU H. Ahmad Ihyaddin, dan Kasi Penmad Muhammad Yusuf Jufri. **hms**

Laporan : Darwis Jamal

Pos terkait