Makassar, metro-pendidikan.com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros mendapat kepercayaan untuk memfasilitasi sekaligus menjembatani kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar terkait pelaksanaan Program Pendidikan Guru (PPG) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Demikian diungkapkan Kepala
Kemenag Kabupaten Maros Dr H Muhammad, S.Ag usai berkunjung di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, Kamis (29/2/2024) lalu. Dia masuk kampus almamaternya dampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) H. Abdul Rasyid, Ketua Pokjawas H. Alimuddin. Mereka diterima langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. H. A. Achruh, M.Pd.I, di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Wakil Dekan 1, Dr. Muh. Rapi, M.Pd., Wakil Dekan 2, Dr. M. Rusdi, M.Ag., Wakil Dekan 3, Dr. Ridwan Idris, M.Pd., Ketua Program Studi PPG, Dr. Usman, M.Pd., Sekretaris Program Studi PPG, St. Ibrah Mustafa Kamal, M.Sc.
H Muhammad yang juga Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Cabang Ikatan Alumni Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar ini menyampaikan keinginan dan atensi Pemkab Maros yang telah mengalokasikan anggaran untuk program PPG bagi guru Pendidikan Agama Islam.
“Pak Bupati Maros berharap, dana yang dialokasikan untuk pembiayaan PPG bisa bermanfaat,” kata mantan Kepala Kemenag Tana Toraja dan Takalar ini.
Sementara itu, Kepala Seksi PAIS, Kemenag Maros Abdul Rasyid menambahkan bahwa dua tahun berturut-turut Pemkab Maros mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan guru PAI-nya.
“Tahun 2023 lalu, 17 guru dan lulus 100 persen PPG. Tahun ini, 33 guru yang akan dibiayai Pemkab Maros,” ucapnya.
Sebelumnya, lanjut Abdul Rasyid, Pemkab Maros juga mengirim PPG bagi guru PAI untuk belajar di UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Jawa Barat).
“Tahun ini kita fasilitasi kerja sama Pemkab Maros untuk pelaksanaan program PPG di UIN Alauddin Makassar, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,” jelasnya.
Memperkuat kerja sama itu, Abdul Rasyid menyatakan akan membuat mekanisme internal bagi guru. “Kami akan membuat komitmen dengan calon peserta program PPG bagi PAUc untuk mengikuti proses dengan sebaik-baiknya,” tandas Abdul Rasyid.
Pada tempat sama, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, Dr. HA. Achruh, menyampaikan komitmennya. terkait kerja sama antara pihaknya dengan Pemkab Maros. “Saya berkomitmen merajut kebersamaan dengan pihak Kantor Kementerian Agama Sulawesi Selatan dan para Kemenag kabupaten/kota se-Sulsel. Kita akan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap HA Achruh.
Dia juga berharap bahwa para guru peserta PPG, dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan serius dan sesuai prosedur.
Menjaga kompetensi, Achruh, menyarankan setiap enam bulan Kemenag kabupaten/kota diadakan penguatan kapasitas bagi guru terutama dari PPG. Kembali pihaknya sama-sama untuk melakukan pembinaan guru tersertifikasi. **
Publizer : Jamal Takdir






