Kemenag Makassar Mulia, Merawat Keberagaman dan Perkuat Sinergitas

Makassar.metro-pendidikan.com. Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan yang dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa beragam etnis, suku, budaya dan agama. Khasanah keberagaman ini akan menjadi indah apabila dibangun dengan semangat kebersamaan dan sinergitas antara pemerintah, tokoh lintas agama, pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat Kota Makassar.

Begitu pesan yang bisa ditangkap dari semboyan bertulis “Kemenag Makassar Mulia (Melayani Umat dengan Lugas dan Akuntabel). Pesan ini juga menjadi penguat kalau Kemenag Kota Makassar hingga jajaran tetap komitmen serta mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassar dengan menempatkan agama sebagai pondasi utama dalam membangun bangsa yang beradab, berakhlak dan bermartabat.

“Apa artinya anak bangsa cerdas segi intelektual, tapi tidak berakhlak dan jiwanya gersang dari nilai-nilai spiritualitas. Karena itu, agama sebagai sumber spiritual harus diberi ruang lebih besar untuk membangun sumber daya manusia yang kelak menentukan perjalanan bangsa ke depan”, tukas Walikota Makassar H Munafri Arifuddin, SH.

Walikota Munafri Arifuddin yang memberi arahan dan sambutan pada kegiatan yang bertema, “Walikota Menyapa & Ramah Tamah HAB ke-80 Tahun 2026 Tingkat Kemenag Kota Makassar, Rabu 21 Januari 2026 di Aula Kemenag Kota Makassar. Itu juga bagian dari bentuk silaturahmi dan sinergitas antara Pemkot Makassar dengan segenap ASN lingkup Kemenag Kota Makassar.

Walikota Kota Makassar yang disambut dengan pengalungan selendang bersama Kepala Kemenag Sulsel Dr H Ali Yafid, M.Pd oleh Kepala Kemenag Kota Makassar Dr H Muhammad, M.Ag, dalam kunjungannya di Kantor Kemenag Kota Makassar merupakan pertama sejak menjabat sejak Oktober 2024 lalu.

Meski begitu, sambung Munafri Arifuddin, dalam berbagai tempat ia tetap menjalin kebersamaan dan komunikasi dengan Kepala Kemenag Kota Makassar. Termasuk ia bertemu para Kepala KUA saat berlangsung peristiwa akad nikah yang kerap didaulat sebagai saksi dalam pernikahan warga Kota Makassar tersebut.

Pentingnya merawat keberagaman, toleransi dan moderasi beragama, Walikota Makassar menegaskan, Kementerian Agama memiliki peran sangat strategis. Bahkan, Kementerian Agama salah satu instansi lintas sektoral yang memiliki peran cukup vital dan penting dalam membangun pemikiran bagi sumber daya manusia dan moral umat di tengah kemajemukan

“Kementerian Agama tidak saja memberi pelayanan administrasi dan melaksanakan program pemerintah bidang keagamaan, tapi juga mengurus hal-hal yang hidup serta memastikan setiap umat beragama dapat terjaga haknya dari negara, tidak boleh ada sikap diskriminasi apalagi membuat umat tertentu tidak nyaman dalam kehidupan masyarakat dan bernegara”, tandas Munafri Arifuddin.

Di Kota Makassar, katanya, lengkap agama dan semua ada pelayanan keagamaan di Rumah Besar Kementerian Agama Kota Makassar yakni Islam, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu.
“Setiap penganut agama harus mendapatkan pelayanan yang sama dari pemerintah atau negara. Perkara yang tidak boleh diatur adalah ibadah dan iman (akidah), tapi terkait kehidupan sosial, layanan pendidikan dan keagamaan, membangun peradaban masyarakat yang sejuk dan damai menjadi tanggung jawab bersama”,tegas Munafri Arifuddin.

Sementara itu, Kepala Kemenag Sulsel H Ali Yafid berharap, Kantor Kemenag Kota Makassar harus menjadi contoh terbaik dalam kinerja, sinergitas dan pelayanan keagamaan di Sulawesi Selatan.

“Kehadiran bapak Walikota Makassar pada kegiatan tamah tamah HAB 80 tingkat Kemenag Kota Makassar kali ini sangat memberi dampak positif sekaligus menunjukkan soliditas dan sinergitas yang kuat antara Pemkot Makassar dengan Kementerian Agama Kota Makassar”, ujar Ali Yafid saat menyampaikan kata sambutan pertama.

“Harapan kami ke depan Kemenag Kota Makassar tak sulit lagi memohon bantuan kepada bapak Walikota Makassar, tinggal sodorkan saja proposal kegiatan kepada beliau”, tambah Ali Yafid disambut applaus para undangan.

Lain halnya, Kepala Kemenag Kota Makassar, H Muhammad, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada Walikota Makassar atas kunjungannya pada kegiatan Walikota Menyapa & Ramah Tamah HAB Ke-80 2026 tingkat Kemenag Kota Makassar tersebut.

“Bapak Walikota Makassar memenuhi undangan kami tak lebih sebagai bentuk perhatian luar besar dan kesetiaan beliau kepada Kemenag Kota Makassar”, ucap H Muhammad penuh rasa haru dan bersemangat.

Hajatan besar keluarga besar Kemenag Kota Makassar kemarin, dirangkaikan dengan acara pengukuhan Pengurus Pondok Pesantren Kota Makassar masa hikmad 2O26-2030. Mereka dikukuhkan langsung oleh Walikota Makassar, H Munafri Arifuddin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua MUI Kota Makassar Dr KH Baharuddin, Kepala Diklat Keagamaan Kota Makassar, Ketua FKUB Kota Makassar, Ketua Baznas Kota Makassar, Kepala ATR/BPN Kota Makassar, Ketua/Anggota Pengurus Pondok Pesantren Kota Makassar, Ketua Yayasan IMMIM Makassar, Ketua MDI Kota Makassar Kepala KUA se-Kota Makassar, pada Kepala Madrasah (MI, MTs dan MAN) se Kota Makassar. **

Laporan : Darwis Jamal

Pos terkait