Palopo.metro-pendidukan.com. Para honorer yang lolos menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam lingkup Pemerintah Kota Palopo minta agar dinaikkan statusnya 100 persen setara Pegawai Negeri Sipil. Permintaan mereka itu disampaikan dengan menggelar unjuk rasa, berlangsung di di depan halaman Kantor DPRD Kota Palopo, Senin (3/2/2025).
Unjuk rasa serentak se indonesia tersebut dilakukan para honorer yang tergabung dalam Forum Honorer di Kota Palopo, Aksi dilakukan dari titik kumpul di lapangan rampoang menuju ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palopo dan proses berlangsung aman dan damai.
Dalam unjuk rasa tersebut, para honorer yang lolos P3K paruh waktu meminta agar status mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dinaikkan menjadi PPPK penuh waktu.
Tak hanya itu, menurut Ketua Forum Honorer Kota Palopo, Ahmad, mereka membawa tuntutan lain dengan harapan adanya peningkatan status dari paruh waktu jadi penuh waktu.
Menurutnya, PPPK paruh waktu hanyalah perubahan status dari honorer yang tidak berdampak pada kesejahteraan honorer di Kota Palopo, malah ada yang honornya turun dari Rp 300 menjadi Rp 250 perbulan.
“Kalau tidak ada peningkatan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu artinya sama saja saat berstatus honorer. Jumlah gaji yang diterima juga sama saja dengan yang diterima saat masih berstatus honorer,” katanya
Diketahui, aksi unjuk rasa ini merupakan kali kedua dilakukan oleh honorer Kota Palopo. Mereka berjanji tak ingin meninggalkan Kantor DPRD sebelum mendapat solusi dari sejumlah tuntutan yang mereka bawa.
Ahmad juga menegaskan pihaknya akan kembali melakukan unjuk rasa jika belum mendapat kejelasan dari Pemerintah Palopo terkait tuntutannya. Namun, akhirnya mendapat persetujuan dari anggota DPRD dan Pemerintah Kota Palopo.**hms**
Laporan : Arifin Muha






