Luwu Utara. metro-pendidikan.com –. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Luwu Utara terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program Sapa Sekolah dan Sistem Pengawasan Top Down terutama berlaku bagi sekolah dasar dan SMP atau sederajat.
Demikian disampaikan Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara, H Kamaluddin Alnan, S.Pd, MM saat ditemui Kru Media Metro Pendidikan Nasional di ruang kerjanya Selasa 10 Maret 2026 lalu.
Dalam suasana bincang lepas saat silaturrahmi dengan Media Metro Pendidikan Nasional di Masamba, H Kamaluddin mengungkapkan, kondisi pendidikan di Luwu Utara saat ini diakui masih kurang baik dari sisi kualitas.
“Merespon hal itu, saya bertekad untuk melakukan upaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini dengan memaksimalkan pengelolaan dana pendidikan tepat sasaran, akuntabel dan profesional”, ujar H Kamaluddin.

Dia juga mengatakan, melalui program kerja yang saat ini ia lakukan yakni mengunjungi sekolah sekolah secara langsung walaupun hanya sebentar saja yang disebut sebagai program “Sapa Sekolah” kini rutin dilaksanakan sejak menjabat Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara.
Bukan hanya itu, melalui sistem pengawasan secara Top Down atau dari atas ke bawah, diyakini pendidikan di Luwu Utara dapat ditingkatkan mutu dan kualitasnya.
“Dengan melaksanakan program Sapa Sekolah dan Sistem Pengawasan Top Down secara konsisten, maka kualitas pendidikan atau proses belajar mengajar siswa nantinya dapat ditingkatkan”, tukasnya.
Alasan dia, maka siswa nantinya bisa benar benar fokus pada pelajarannya. Tak hanya itu, kinerja dan kualitas guru juga mengalami peningkatan mengingat tingkat pengawasan akan lebih di perketat di satuan pendidikan (sekolah).
“Itu yang terjadi dalam mengawali tugasnya sebagai Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara. Kami akan membenahi di internalnya terlebih dahulu”, kata H Kamaluddin dengan nada diplomatis.
Ia juga menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan pengawasan secara Top Down adalah, dari Kepala Dinas akan mengawasi sekertaris, kepala bidang dan staf di internal dinas pendidikan, sementara Kabid mengawasi pengawas dan Pengawas mengawasi guru serta guru mengawasi siswa.
“Melalui Program seperti itu, maka siswa tidak akan pernah lagi keluar keluyuran sebab guru fokus mengawasi siswanya sehingga tidak ada lagi mata pelajaran yang kosong karena gurunya tidak ada”, ujar mantan Pengawas SMK itu.
Terkait Hal tersebut, salah satu Kru yang juga Pemimpin Perusahaan Media Metro Pendidikan Nasional M Ali Hidayat menilai H Kamaluddin sangat cocok dan ideal menjabat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara.
“Terbukti saat ini terjadi perubahan yang cukup signifikan di sekola sekolah, Guru tetap dan honorer sudah rutin tiap hari datang ke sekolah. Dimana sebelumnya nanti ada jam mengajar baru datang ke sekolah, sekarang tiap hari datang meski tidak punya jam mengajar, Itu terjadi setelah diketahui bahwa Kadis yang baru rutin melakukan kunjungan ke sekolah”. Ungkapnya.
“Apalagi pak Kamaluddin dengan latar belakang pendidikan dan telah memiliki pengalaman sebagai guru, kepala sekolah, pengawas dan Plt Kadis PMD Luwu Utara.
Dengan dasar memiliki integritas dan pengalaman sehingga optimis mampu membawa Pendidikan di Luwu Utara lebih maju”, ungkap Ali Hidayat yang kini pengurus LSM LP-KPK Komisi Cabang Kota Palopo.
Apa yang diungkapkan Ali Hidayat, bukan tanpa alasan. Sebab, beliau (Kamaluddin-red) tahu persis nafas dan kendala yang ada di Dinas Pendidikan serta apa yang harus dilakukan untuk bisa meningkatkan pendidikan di Luwu Utara ini.
Penilaian serupa juga datang dari Redaktur Khusus Media Metro Pendidikan Nasional, Yosias, S.Pd. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa H Kamaluddin telah menjabat di beberapa instansi termasuk Plt Kepala Dinas PMD Luwu utara selama 6 bulan.
“Saat itu pak Kamaluddin kerap bersama saya saat melakukan kunjungan kerja di sejumlah desa khususnya di Kecamatan Seko beberapa waktu lalu, kami sudah kenal lama”, ucap Yosias sembari memberi pujian. Dan hal tersebut diakui oleh H Kamaruddin sendiri bahwa selama enam bulan menjabat Plt Kadis PMD Luwu Utara, hanya empat desa yang belum ia kunjungi dari 167 desa yang ada di wilayah Luwu Utara.
Sementara itu, Pimpinan Umum Media Metro Pendidikan Nasional yang turut hadir dalam pertemuan tersebut berharap kepada Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim untuk memberikan kesempatan kepada H Kamaluddin Alnan untuk melanjutkan jabatannya sekaligus diangkat menjadi Kadis Pendidikan Luwu Utara yang definitif. Di mata Arifin Muha yang juga Ketua LP-KPK Komisi Cabang Kota Palopo meyakini bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu Utara. *Arm*






