Dinas PMD Luwu Utara Pelopori Operator Keuangan Desa Mengikuti Bimtek Siskeudes

Makassar, metro–pendidikan.con ––  Sebanyak 166 operator pengelolaan keuangan desa mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang di laksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa (DPMD) kabupaten Luwu Utara.

‎Bertempat di hotel Premier Karebosi, kota makassar Kegiatan yang di jadwalkan terlaksana mulai 10-13 April tersebut di buka langsung oleh Bupati Luwu Utara, Jum’at 10/04/2026.

‎Plt Kepala dinas PMD Luwu Utara Andi Syarifah Mahaeminah menuturkan penerapan Siskeudes versi terbaru merupakan langkah strategis untuk mendukung tertib administrasi keuangan desa.

‎“Diharapkan seluruh perangkat desa, khususnya Sekretaris Desa dan Bendahara, dapat memahami dan mengimplementasikan aplikasi ini secara optimal sehingga pengelolaan keuangan desa diharapkan semakin tertata—lebih rapi dari arsip, dan lebih aman dari salah hitung,”Jelasnya



‎Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahi Dalam Sambutannya menyampaikan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) merupakan alat bantu dalam pengelolaan keuangan desa yang bertujuan memudahkan pemerintah desa dalam pelaksanaan keuangan desa.

‎“Kedepannya Aplikasi siskeudes yang sudah terkoneksi dengan siskeudes versi 2.0.8 dan 2.0.9 akan memudahkan pemerintah desa dalam meningkatkan tata kelola keuangan desa yang transparan sehingga mendorong hadirnya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.,” terangnya.

‎Kemajuan tekhnologi tentu selalu menyajikan adanya perubahan pada setiap aplikasi agar lebih baik.“Seperti aplikasi siskeudes versi 2.0.8 dam 2.0.9 yang mempunyai panambahan vitur yang memudahkan penggunaannya lebih cepat dan akurat di banding aplikasi siskeudes versi sebelumnya, sehingga bimtek seperti ini menjadi sangat penting guna pengembangan SDM yang ada,”Ucap Bupati Andi Rahim.

‎Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa Fokus pembangunan di mulai dari desa sehingga penting untuk di lakukan pengelolaan yang baik untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

‎“Pemerintah kabupaten memiliki Target cetak sawah sekitar, tentu kita berharap dukungan pemerintah untuk mendorong program ini untuk pemertaan ekonomi dan juga pengentasan kemiskinan,” tuturnya.

Laporan : Yosias T

Pos terkait