Pengambilan Sumpah dan Janji Anggota PPS, Pemkot Palopo Harap Bekerja Pastikan Pemilih

Palopo-metro-pendidikan.com. Pemerintah Kota Palopo diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palopo, Drs. Hasta, M.Si. menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Palopo.
Kegiatan dilaksanakan di Hotel Agro Wisata Kota Palopo, Minggu (26/5/2024).

Pelantikan dan pengambilan sumpah para penyelenggara perhelatan Pilkada Kota Palopo dan Pilkada Provinsi Sulawesi Selatan 2024 ini dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) para
anggota PPS tersebut.

Ketua KPU Palopo, Irwandi Djumadin, mengatakan, meminta kepada para PPS untuk menjaga integritas dalam melaksanakan tugas nantinya.

“Kepada teman-teman yang telah dilantik, sesuai dengan yang telah dibaca tadi yaitu pakta integritas itulah yang harus kita jadikan pedoman,” kata Irwandi Djumadin.

Menurut Irwandi, semua yang telah tertuang dalam fakta integritas itu, menjadi pedoman dalam bekerja ke depannya.

“Integritas itu modal utama untuk bekerja. Tanpa integritas, kita sangat sulit untuk mewujudkan Pemilukada yang damai aman dan tentram di Kota Palopo”, ucapnya

Setelah pelantikan ini, lanjut dia, segera bangun komunikasi dengan seluruh stakeholder, terutama teman-teman di kelurahan dan kecamatan.

Dia juga berharap dukungan dari seluruh camat dan Lurah untuk bekerjasama dan membantu PPS dan PPK.

“Secara khusus kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palopo dalam hal ini Pj. Wali Kota yang sudah banyak membantu, serta aparat TNI dan Polri”, tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Drs. Hasta mengatakan, anggota PPS merupakan ujung tombak pelaksana dan bahkan kesuksesan Pemilukada serentak 2024.

“Salah satu indikator kesuksesan pemilukada adalah tingginya angka partisipasi para pemilih pada pesta demokrasi ini,” kata Hasta.

Karena itu, kata Hasta, salah satu tugas PPS adalah harus mampu meyakinkan masyarakat pemilih agar mereka mau memanfaatkan sebaik mungkin hak suara yang mereka punya.

“Keterlibatan dan antusiasme masyarakat pada pemilukada harus menjadi prioritas anggota PPS. Jangan sampai hak suara mereka tidak digunakan hanya karena bentuk kelalaian kita,” katanya.

“Perkuat data dan verifikasi faktual di lapangan, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” tambahnya.

Hasta mengingatkan anggota PPS agar memahami tupoksi mereka dan lakukan tugas berdasarkan juknis yang ada.

“Pengalaman Pemilu Februari 2024 lalu, terdapat oknum penyelenggara pemilu akhirnya berurusan dengan penegak hukum hanya karena kelalaian dalam melaksanakan tugas, serta melanggar sumpah dan janjinya,” lanjutnya.

Anggota PPS, lanjut Hasta, juga harus mampu mendeteksi berbagai hal yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan Pemilukada 2024.

“Pemilukada kali ini menggunakan perangkat digital, maka yakinkan pencatatan dan pendokumentasian data atau pun tahapan Pemilukada harus selalu singkron antara data input manual dengan data yang diinput melalui perangkat digital”, jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kota Palopo, pimpinan perangkat daerah Kota Palopo, camat dan lurah se-Kota Palopo, Ketua Bawaslu Kota Palopo serta para tamu undangan lainnya.**

Laporan : Arifin Muha

Pos terkait