Maros, metro-pendidikan.com.] Sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Maros dengan pihak kampus UIN Alauddin Makassar telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Mahasiswa Baru UIN Alauddin Tahun Akademik 2024/2025, berlangsung di Aula Kantor Kemenag Maros, Selasa (5/3/2024).
Pada kegiatan tersebut, hadir Kepala Biro AUPK UIN Alauddin Makassar Drs. H. Suleman, M.Pd. Dekan FKIK Dr. dr. Dewi Setiawati, S.Ked, Sp.Og. M.Kes. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros Dr. H. Muhammad, M.Ag. Kasi. Pendidikan Madrasah Muh. Yusuf Jefri, S.Ag. M.Pd dan sejumlah Kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Maros.
Kepala Biro AUPK, H Sulaeman memberikan pandangan yang komprehensif tentang kampus UIN Alauddin Makassar yang dulu bernama IAIN Alauddin Ujung Pandang, kini mengalami perkembangan cukup pesat terutama animo masyarakat untuk kuliah di UIN Alauddin terbilang besar.
Apalagi, hadirnya fakultas umum seperti Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan ditambah adanya prodi baru di hampir semua fakultas dalam lingkup UIN Alauddin kian menunjukkan progres dan perspektif cukup menjanjikan.
H Sulaeman mengungkapkan, sejak UIN Alauddin Makassar dipimpin oleh Prof. Drs. H. Hamdan Juhannis, MA, Ph.D. telah menjadikan UIN Alauddin tersebut sebagai kampus atau perguruan tinggi yang indah, asri, sejuk, nyaman dan tempat belajar yang menyenangkan semua pihak.
Terhadap komitmen Rektor UIN Alauddin itu, ditanggapi Dekan FKIK dr Dewi Setiawati. Malah, dia mengajak para kepala Madrasah Aliyah untuk mendorong dan membantu siswanya menuntut ilmu di UIN Alauddin saat ini juga tengah membina Fakultas Kedokteran yang bernuansa Islami.
Di akhir sesi tanya jawab H. Muhammad mengharapkan agar siswa atau santri yang tengah menjalani asesmen madrasah untuk memanfaatkan bantuan Afirmasi Beasiswa Rektor yang merupakan komitmen Rektor UIN Alauddin terhadap Pondok Pesantren yang mengikuti kegiatan Expo Kemandirian Pondok Pesantren di IMMIM Makassar pada momentum peringatan Hari Santri tahun lalu.
Dr Muhammad yang juga Ketua Umum BPC IKA Fakultas Ushuluddin dan Filsafat menyebutkan, ada 6 Pondok Pesantren di Maros yang mendapatkan bantuan inkubasi yaitu Ponpes Nahdhatul Ulum, Nurul Ikhwan, Baitul Quran, Ainusyamsi, Mambaul Ulum dan Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin.
Harapannya, lanjut mantan Kepala Kemenag Tana Toraja dan Takalar ini, agar bantuan Afirmasi Beasiswa Rektor UIN Alauddin Makassar kepada pondok pesantren dapat diteruskan, sehingga siswa yang kurang mampu tapi berprestasi bisa lanjut kuliah di berbagai fakultas sesuai pilihan masing-masing.**
Laporan : Darwis Jamal Takdir






