Kades Panciro Pimpin Kerja Bakti, Warga Marah Wilayahnya Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Liar

Gowa.metro-pendidikan.com. Sampah liar yang bertumpuk dan berserakan di bibir jalan masuk Lingkungan Tacciri, tepatnya wilayah Dusun Kampung Parang, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng menjadi pemandangan buruk dan jorok. Sampah tersebut diduga kuat dibuang oleh sebagian besar warga perumahan dari wilayah Kelurahan Lembang Parang, Kecamatan Barombong dan sekitar.

Kondisi itu, menyuluk kemarahan warga setempat karena daerahnya dijadikan tempat pembuangan sampah liar. Betapa tidak, saat dimulai kerja bakti, Ahad (29/6/2025) pagi di jalan masuk ke Tacciri, sejumlah pengendara motor dari arah barat (Lingkungan Tacciri) membuang sampahnya tanpa ada rasa malu di hadapan warga yang sedang melakukan kerja bakti

Kemarahan warga saat itu, masih dapat terkendali tanpa ada benturan fisik dengan oknum pembuang sampah liar tersebut. “Saya marah betul, masak kita sedang kerja bakti, ada warga dari arah Tacciri tiba-tiba buang sampah, itu kan orang kurang ajar, tak punya moral dan hati nurani, ” ujar Kasmawati dengan nada emosi saat membersihkan sampah liar di area terlarang itu.

Apalagi, jalan masuk ke Tacciri rencana akan dilalui Bupati atau Wakil Bupati Gowa serta pejabat daerah lainnya saat menghadiri acara Haul KH Muhammad Hasan Thahir/KH Muhammad Ramli dan Silaturahmi Akbar di Markaz Ukhuwatul Islamiyah Panciro, Selasa (1 Juli 2025) besok siang, diselenggarakan oleh Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Ukhuwatul Islamiyah Kabupaten Gowa.

Hal ini dibenarkan Pj Kepala Desa Panciro Asram Suhendra, ST.M.Ap. Bahkan, ia menegaskan, jalan masuk ke Tacciri harus steril dan bersih dari sampah liar karena Ibu Bupati Dr Hj Husrniah Talenrang, SE,MM atau bapak Wakil Bupati Gowa Ir H Darmawansyah Muin, M.Si akan menghadiri hajatan tersebut.

“Tentu tidak enak bagi kita masyarakat Desa Panciro kalau pejabat sekelas kepala daerah atau bupati yang melihat kondisi jalan masuk ke Tacciri tampak berserakan dan bertumpuk sampah liar,” pungkas Asram yang juga Bendahara KNPI Kabupaten Gowa ini.

Sukses Pj Kades Panciro pimpin kerja bakti yang melibatkan seluruh perangkat dan aparatnya termasuk anggota BPD, TP PKK Panciro dan warga setempat mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak.

“Bapak Peje Kades Panciro di mana ada kerja bakti dan kegiatan gotong royong di wilayah pemerintahannya, beliau selalu hadir dan setia bersama dengan warganya, bahkan saya melihat langsung beliau sesekali berjibaku angkat sampah lalu menaikkan ke mobil truk sampah serta silih berganti dengan perangkatnya khususnya pada kepala dusun, anggota BPD dan warga setempat,” komentar salah seorang tokoh masyarakat Desa Panciro yang menolak ditulis namanya.

Asram Suhendra juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia Haul dan Silaturahmi Akbar Ukhuwatul Islamiyah yang menghadirkan para santri (hafidz) Pondok Pesantren Ukhuwatul Islamiyah dalam kegiatan kerja bakti di jalan masuk ke Tacciri.

Sekedar ketahui, tercatat 30 santri hafidz yang hadir dalam kerja bakti tersebut. Demikian diungkapkan salah satu panitia Haul dan Silaturahmi Akbar Ukhuwatul Islamiyah Panciro Ustad Ir H Jufri Lalang melalui handphone selulernya kepada media ini. **

Laporan : Darwis Jamal

Pos terkait