Luwu Utara, metro-pendidikan.com – Inovasi patut diapresiasi dilakukan Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 3 Baebunta, Luwu Utara, Tasman Kasim, http://S.Pd. Tak hanya fokus pada peningkatan mutu akademik, Tasman juga membenahi aspek karakter dan spiritual siswa dengan menghidupkan kembali fungsi musholla sekolah.
Sebelumnya musholla sekolah tersebut diketahui dalam kondisi berantakan dan tidak terpakai. Namun setelah Tasman Kasim resmi menjabat sebagai kepala sekolah, musholla tersebut langsung dibenahi hingga bersih, rapi dan layak digunakan untuk ibadah.
“Sebelumnya mushollah itu berantakan tidak terpakai, setelah saya masuk langsung saya benahi dan alhamdulillah siswa sekarang diberlakukan disekolah ini rutin sholat dzuhur berjamaah sebelum pulang sekolah” Ungkap Tasman Kasim saat ditemui media https://metro-pendidikan.com di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurutnya, pembenahan musholla ini bukan sekadar soal fisik bangunan, melainkan upaya membentuk karakter siswa yang religius, disiplin dan berakhlak mulia.
Setiap menjelang jam pulang sekolah, seluruh siswa muslim diwajibkan melaksanakan sholat dzuhur secara berjamaah di musholla tersebut, didampingi oleh guru-guru.
“Kita ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual. Pembiasaan sholat berjamaah ini kita harapkan menjadi bekal mereka di luar sekolah,” tambahnya.
Program sholat berjamaah ini pun mendapat sambutan positif dari para guru dan orang tua siswa. Selain membuat lingkungan sekolah lebih religius, kegiatan ini juga dinilai mampu menanamkan nilai kebersamaan dan tanggung jawab.
Dengan adanya inovasi ini, UPT SMPN 3 Baebunta kini menjadi salah satu sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan formal, tetapi juga aktif dalam pembinaan karakter Islami siswa.
Laporan : Arifin






