Luwu Utara, metro-pendidikan.com.] Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meresmikan Sekolah Tahfidz Balita (Setaba), Rabu (20/03/2024). Sekolah Tahfidz Ummi Masamba menjadi sekolah Tahfidz Balita pertama di Indonesia bahkan menjadi percontohan di Sulsel dengan sasaran peserta didik usia 3 sampai 6 tahun.
Menariknya lagi di lembaga ini setiap guru hanya menangani maksimal lima peserta didik saja dan untuk pembelajaran Tahfidz sendiri menggunakan metode pembelajaran Ummi Foundation.
Indah pun menyampaikan pujian dan apresiasi kepada Yayasan Nurani Ummu Shiddiq (NUS). Meski baru setahun berdirinya yayasan tersebut, namun sudah banyak mengambil bagian dalam dunia pendidikan, terutama mendidik anak anak tentang agama.
“Bagi saya ini merupakan capaian gemilang setelah satu tahun berdirinya Yayasan Nurani Ummu Shiddiq sudah mendirikan beberapa lembaga pendidikan Tahfifz dan sudah memiliki ratusan santri, salah satunya Setaba ini,” ungkap Indah saat meresmikan Setaba Ummi Masamba di Kelurahan Bone Tua.
Bupati Indah berharap, semangat Yayasan Nurani Ummu Shiddiq dalam mendidik anak-anak generasi bangsa tentang agama ini dapat menular ke semua pihak. Sehingga ke depan tidak ada lagi anak-anak yang tak bisa baca tulis hingga hafal Alqur’an.
Selain itu, Indah juga berpesan agar setiap santri harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional. “Saat ini PR kita adalah memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah.
Ketika ditelaah, lanjut Indah, rupanya mereka masih bersekolah tetapi pendidikan nya ditempuh di pondok pesantren, sehingga tidak memiliki NISN. “Kami berharap Nomor Induk anak-anak kita bisa kembali didaftarkan ke Dapodik,” pinta mantan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan ini. **
Laporan : Arifin Muha






