Andi Sudirman Sulaiman Klaim Pembanguan Jalan Ke Seko Belum Selesai, Masih Ada Sekitar 24 Km Siap Dilanjutkan

Luwu Utara.metro-pendidikan.com —
Andi Sudirman Sulaiman sebagai mantan Gubernur Sulsel mengklaim bahwa pembangunan Jalan ke Seko belum selesai, masih ada sekitar 24 km butuh perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

Hal ini diungkapkan Andi Sudirman Sulaiman saat peresmin Posko induk Rumah Bersama Jaringan Andalan Sulsel (JAS) Luwu Utara di depan Pasar Sentral Masamba pada kunjungan pra silahturahmi di Kabupaten Luwu Utara, (18/9/2024) lalu.

Hal sama, Andi Sudirman Sulaiman juga menyampaikan kepada para anggota DPRD dan petinggi-petinggi partai pendukung pasangan calon Andi Sudirman Sulaiman dan Hj. Fatmawati Rusdi, serta tim relawan dan simpatisan pendukung pasangan calon Gubernur yang bertaglain Andalan-Hati tersebut di Luwu Utara.

“Alhamdulillah, setelah kita flash back kembali, selama kami menjabat, Luwu Raya ini, secara menyeluruh, pertama dalam sejarah pemerintahan periodesasi, mendapatkan 1,7 triliun anggaran yang kita kucurkan. Banyak yang sudah kita kerjakan, tapi tidak sedikit juga yang belum selesai”, ungkapnya.

“Seko pernah kitacanggarkan selama pemerintahan saya sekitar kurang lebih 100 miliar, masih ada sisa? Masih ada, jawabnya, kenapa? Kerena memang panjang, sambungnya. 143 kilo masih ada kurang lebih 24 kilo atau lebih baru sampai di kota seko. Tidak ada yang selesai, belum, semuanya belum, masih ada, kenapa? Kerena sepanjang sejarah juga, baru kita yang membangun sepanjang 500 kilo jumlah panjang jalan. Dulunya kita anggarkan 200 miliar, anggaran untuk pengaspalan dan sebagainya, tapi sejak kami, 1,7 triliun”, tegasnya sembari menambahkan.

Bagi dia, ingin sekali memenuhi harapan dan kepentingan Luwu Raya paling diutamakan. Hanya saja, perlu periodesasi dan dia tidak akan dikenang bahwa perna dia membangun dan membeda-bedakan, bahkan dia tidak mau ada lagi kata anak tiri di Sulawesi Selatan.

“Jadi saya datang kesini untuk silahturahmi, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, kita ini diskusi terus pak, kenapa? Saya takutnya itu bukan pertama takut untuk tidak di takdirkan jadi gubernur, bukan itu yang saya takutkan saya, tapi yang saya takutkan kalau saya ai takdirkan jadi gubernur, dan saya tidak tahu apa yang harus saya kerjakan”, pungkasnya Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan komitmennua. **

Laporan : Yosias Tombella

Pos terkait