Jeneponto.metro-pendidikan.com. Pemerintah Kabupaten Jenepontoi menegaskan komitmennya dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dengan meluncurkan Forum Solidaritas untuk Pengentasan Kemiskinan (Forum SOLUSI). Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Bupati ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM, dihadiri jajaran pimpinan OPD, pelaku usaha, perbankan, akademisi, tokoh masyarakat, serta media.
Forum ini menjadi tonggak penting dalam mengakselerasi penanganan kemiskinan ekstrem di Jeneponto melalui inisiatif “AKSI SELARAS”, sebuah gerakan kolaboratif lintas sektor yang menekankan semangat Sikamaseang, Siri’ na Pacce, dan A Bulo Sibatang.
Begitu dalam laporan Asisten III Administrasi Umum, Nuzuluddin Ngallo, ST., MT., selaku pelaksana Forum SOLUSI. Bahkan, ia menegaskan bahwa forum ini hadir untuk mengkoordinasikan, mensinergikan, sekaligus memobilisasi sumber daya dari seluruh elemen masyarakat.
“Forum SOLUSI adalah momentum strategis untuk membuktikan bahwa dengan bekerjasama, kita bisa mewujudkan Jeneponto Bahagia,” ujarnya.
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir dalam sambutannya, menekankan bahwa isu kemiskinan bukan sekadar data statistik, melainkan potret nyata perjuangan hidup masyarakat. Karena itu, dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
Menurut bupati, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Karena itu, ia berharap agar kegiatan ini bukan sekadar seremonial atau presentasi, tetapi benar-benar dimulai dengan niat baik dan dilanjutkan dengan penuh tanggung jawab.
“Kolaborasi lintas sektor, termasuk BUMN, BUMD, dunia usaha, dan perbankan sangat penting untuk menciptakan daya ungkit yang besar bagi penanganan kemiskinan,” tegasnya.
Bupati juga secara khusus menyoroti pentingnya dukungan sektor usaha dan perbankan dalam memberikan perlindungan sosial bagi keluarga miskin, terutama terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja informal.
“Premi sebesar Rp16.800 per orang per bulan mungkin terlihat kecil, tetapi bagi warga miskin itu sangat berat. Namun, bila kita tanggung bersama sebagai beban kolektif sosial, maka nilainya akan sangat ringan. Inilah wujud nyata tanggung jawab sosial yang bisa langsung dirasakan manfaatnya,” tandas Paris Yasir.
Sebagai bentuk dukungan, acara diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh perwakilan pelaku usaha, perbankan, BUMN, dan BUMD, bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Momentum ini menjadi simbol dimulainya kolaborasi strategis dalam Forum SOLUSI.
Pemerintah Kabupaten Jeneponto optimis, melalui Forum SOLUSI yang berbasis sinergi dan solidaritas, target percepatan penanggulangan kemiskinan dapat tercapai. Harapannya, masyarakat Jeneponto dapat hidup lebih sejahtera, berdaya, dan bahagia. **hms**
Laporan : Awal Adryan






