Gowa.metro-pendidikan.com. Depot Air Isi Ulang Utsman Bin Affan (UBA) Panciro terus mengemban program mulia berupa kegiatan sosial-keagamaan. Sebelumnya, ia sukses melaksanakan sunatan massal dan pemasangan lampu jalan gratis serta layanan ambulance gratis kini sedang berjalan untuk warga Desa Panciro dan sekitarnya.
Tak hanya itu, Depot Air UBA Panciro juga fokus ke program pengadaan kursi wakaf, kemudian dibagikan ke masjid dan mushallah. Kursi waqaf yang terlipat itu siap digunakan jamaah masjid yang lansia, tidak bisa berdiri atau sujud saat melaksanakan shalat Jum’at dan shalat fardhu lima waktu.
“Pembagian kursi terlipat untuk waqaf ke masjid dan mushallah, saya terinspirasi saat melaksanakan ibadah umrah bulan lalu, Saya melihat kursi waqaf di sudut Masjidil Haram di Makkah dan Masjidil Nabawi di Madinah. Para lansia dan jamaah umrah yang tidak kuat berdiri shalat, mereka manfaatkan kursi waqaf tersebut”, ungkap Takdir Ilahi, Owner Depot Air Utsman Bin Affan (UBA) Panciro.
Begitu balik dari umrah bersama keluarga, ia bergerak cepat mengadakan kursi waqaf yang dananya bersumber pada keuntungan 100 persen hasil penjualan air galon Depot UBA Panciro.
Da juga menyebut kursi waqaf Makkah dan Madinah karena modelnya sama. “Berarti ada kans dan andil dari para langganan Depot dalam pengadaan kursi waqaf yang sudah berhasil dibagikan sebanyak 42 buah tersebar di 37 masjid dan mushallah dalam wilayah Kabupaten Gowa, Takalar dan Makassar yang kebetulan di daerah itu ada langganan Depot Air UBA Panciro,” jelas Takdir Ilahi sembari menargetkan 100 kursi waqaf siap dibagikan secara gratis tahun ini.
Penjelasan Anggota BPD Panciro itu, juga disampaikan ketika tim Depot Air UBA bersilaturahmi dan sekaligus menyerahkan tiga kursi waqaf masing-masing 1 buah ke Masjid Takwa (Dusun Patingalloang 2), Masjid Nurul Yakin dan Masjid Baitul Makdis (Dusun Patingalloang 1), bertempat di Masjid Takwa, Dusun Patingalloang 2, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Sabtu (23/8/2025).
Tim Depot Air UBA Panciro disambut dengan baik oleh Pj Kepala Desa Bontosunggu, Rahmad Hidayat, SE, Kepala Dusun Patigalloang 2 Yupardi Dg Ngopa, Imam Dusun Patingalloang 2 serta jamaah masjid Nurul Takwa, perwakilan jamaah masjid Nurul Yakin dan masjid Baitul Makdis.
Di hadapan Pemerintah Desa Bontosunggu dan jamaah masjid tersebut, Takdir Ilahi yang juga sang kreator Meta itu, menyampaikan ucapan terima atas sambutan hangat dan positif oleh pemerintah desa setempat. “Semoga hubungan yang baik antara Desa Panciro dengan Desa Bontosunggu tetap terjalin baik karena dulu Panciro dan Bontosunggu jadi satu wilayah desa di Kecamatan Bajeng”, ucap Takdir Ilahi yang kerap disapa Dg Naba.
Sementara itu, Pj Kades Bontosunggu Rahmat Hidayat dalam sambutannya mengungkapkan, pemberian kursi waqaf ke masjid-masjid termasuk di wilayah Desa Bontonsunggu oleh pihak Depot Air Utsman Bin Affan Panciro, sungguh luar besar manfaatnya bagi jamaah masjid yang tidak kuat berdiri dan sujud saat melaksanakan shalat baik Jum’at maupun shalat lima waktu.
“Luar biasa program kursi waqaf ini, tidak banyak orang bisa melakukannya, tapi saudara Takdir Ilahi dapat memenuhi harapan dan kebutuhan warga betapa penting kursi tersebut”, ucap Rahmat Hidayat yang kerap disapa Dg Timung.
Bagi ASN Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa ini, berpesan kepada pengurus masjid yang menerima kursi waqaf dari Depot Air UBA Panciro agar dirawat dengan baik sekaligus amanah dari Depot.
“Jangan lihat fisik kursi tersebut, tapi paling tidak dapat menggugah, menginspirasi orang lain termasuk kita yang hadir di sini untuk melakukan hal sama, berbagi kebahagiaan dan memberi kenyamanan warga jamaah dalam menjalankan ibadah shalat di masjid”, pungkas Rahmad Hidayat yang juga putra mantan Kades Bontosunggu. **
Laporan : Darwis Jamal






