Luwu Utara.metro-pendidikan.com. Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial. Komunitas Sijum Sultan bersama para donatur menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus berbagi bingkisan kepada puluhan anak yatim-piatu dan guru ngaji di Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara.
Kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Komunitas Sijum Sultan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 43 anak yatim-piatu dan 20 guru ngaji menerima santunan serta bingkisan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Perwakilan panitia dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar berbagi makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh Komunitas Sijum Sultan serta para donatur yang telah berkontribusi dalam acara buka puasa bersama ini. Kehadiran kita di sini bukan sekadar untuk berbagi makanan dan bingkisan, tetapi juga berbagi kebahagiaan, kasih sayang, serta kepedulian terhadap sesama”, jelasnya.
Ia menambahkan, perhatian kepada anak-anak yatim dan para guru ngaji merupakan bentuk penghargaan atas peran mereka dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Sukamaju Selatan Eka Bayu Asmara, S.AN, Ketua BPD salah satu desa di Sukamaju Selatan serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan sosial yang digagas oleh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Camat Sukamaju Selatan Eka Bayu Asmara menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Sijum Sultan dan para donatur yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim dan para guru ngaji.
Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berbagi serta membantu sesama, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada para penerima manfaat, dilanjutkan dengan tausiyah singkat dan buka puasa bersama.
Suasana penuh keakraban terlihat saat para peserta berkumpul menikmati hidangan berbuka puasa bersama, menandai semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi tujuan utama kegiatan tersebut. **erw/dms***
Laporan : Darwis Jamal






