Makassar.metro-pendidikan.com. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros meraih penghargaan paling bergengsi Treasury Award KPPN Makassar II, Rabu (25/2024). Penghargaan terbilang fantastik ini diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan, Kanwil DJPb Provinsi Sulsel, Supendi kepada Dr H Muhammad, M.Ag, Kepala Kemenag Maros.
Pemberian penghargaaan tersebut berlangsung dalam forum istimewa ini, KPPN Makassar II memberikan penghargaan kepada Satker mitra dalam pelaksanaan anggaran semester 1 tahun 2024 dengan delapan kategori. Dan Satker Kemenag Maros sendiri meraih peringkat II kategori nilai IKPA Terbaik dari 198 Satker dan tiga Pemda.
Disebut paling terakhir saat penganugerahan, berdasarkan penyampaian pihak KPPN Makassar II, bahwa kategori ini merupakan penghargaan yang paling bergengsi dari Treasury Award.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros H. Muhammad, menerima penghargaan langsung dari Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan Supendi didampingi Kepala KPPN Makassar II Abdullah Syahidin.
“Terima kasih kepada tim keuangan dan Satker di Kemenag Maros yang telah berpartisipasi dan berkontribusi atas capaian ini. Ini prestasi kita bersama,” ucap H Muhammad dengan nada haru.
Terkait ini, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof.H Hamdan Juhannis, MA, Ph.D yang hadir sebagai penerima penghargaan salah satu kategori, saat testimoni mengapresiasi dan menuju capaian Kemenag Maros.
“Penghargaan paling bergengsi IKPA diraih Satker rumpun Kemenag. Sayangnya bukan UIN. Terima kasih Pak Kandep Maros,” ucap Rektor Hamdan Juhanis disambut tepuk tangan hadirin.
Sebelum penganugerahan, Kepala KPPN Makassar II Abdullah Syahidin, dalam laporannya menyampaikan komitmen layanan. “Kami siap melayani semua. Penghargaan ini untuk pelaksanaan anggaran semester 1 tahun 2024. Semoga bisa dipertahankan hingga akhir tahun”, ucapnya.
Kakanwil DJPb Sulsel Supendi, juga menyampaikan bahwa forum ini untuk menjaga sinergi, jalin kolaborasi dengan mitra. “Supaya penyaluran APBN lebih baik lagi”, katanya singkat
Supendi menyampaikan bahwa ada empat kementerian lembaga yang berkontribusi 33 persen lebih terharap capaian serapan pelaksanaan anggaran. Yakni Kemenag Kemenkumham, Polri dan Kemenkes. Penyerapannya sangat berpengaruh, maka peran sertanya sangat menentukan dalam pelaksanaan tata kelola anggaran yang lebih baik transparan dan akuntable. **hms**
Laporan : Darwis Jamal






