22 Tahun Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo Masuki Babak Baru Bukti “Alarm” Perubahan

Palopo.metro-pendidikan.com. Di balik deretan tangki biru raksasa yang berdiri kokoh di Kantor Pusat PERUMDA Tirta Mangkaluku (TM), tersimpan sebuah harapan dan komitmen besar untuk masa depan Kota Palopo. Pada Jumat, 9 Januari 2026, suasana peringatan HUT ke-22 perusahaan daerah ini tidak hanya diisi dengan seremoni potong tumpeng, namun menjadi momentum refleksi mendalam tentang arti sebuah pengabdian.

Mengangkat tema “Sinergitas untuk Kota Palopo”, perayaan ini menjadi panggung bagi kolaborasi antara penyedia layanan dan pemerintah kota. Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan pesan yang menohok sekaligus memotivasi.

Bagi Naili, kritik sebagai alarm bebenah usia dua dekade lebih bukanlah sekadar angka statistik, tapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terletak pada sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung di keran-keran air rumah mereka.

“Kritik dan keluhan masyarakat bukanlah ancaman. Itu adalah sebuah alarm bahwa kita harus berbenah, bergerak lebih cepat, dan bekerja lebih serius,” tegas Naili dalam sambutannya.

Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Palopo tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal setiap langkah perbaikan yang dilakukan Perumda TM demi menjamin hak warga atas air bersih.

Menjawab tantangan tersebut, Direktur Utama Perumda TM, M. Tawakkal, telah menyiapkan peta jalan transformasi. Salah satu masalah klasik yang kerap dikeluhkan warga adalah distribusi air yang tersendat akibat pipa pecah.

“Tahun ini, fokus kami adalah rehabilitasi. Kami akan mengganti pipa-pipa yang sering pecah untuk memperbaiki distribusi, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini sulit pasokan,” ujar Tawakkal.

Tak hanya sekadar menambal sulam, Perumda TM juga berencana melakukan ekspansi besar dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) baru di tiga titik strategis: Batupapa, Battang, dan kawasan kantor pusat. Jika proyek ini rampung tepat waktu, kemandirian air bersih di Palopo diprediksi akan memasuki babak baru yang lebih stabil.

Acara puncak hari jadi ini juga ditandai dengan penyerahan penghargaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang diserahkan Tawakkal kepada Wali Kota Palopo. Prestasi ini menjadi bukti bahwa secara manajerial, Perumda TM terus berupaya menjaga akuntabilitas.

Namun, teknologi dan angka-angka audit bukanlah segalanya. Sisi humanis tetap dijaga dengan penyerahan santunan kepada lima panti asuhan di Kota Palopo.

Hal ini menjadi pengingat bahwa di tengah upaya mengejar target infrastruktur, Perumda TM ingin tetap hadir membawa keberkahan bagi mereka yang membutuhkan.

Kini, di usianya yang ke-22, Perumda Tirta Mangkaluku memikul harapan besar warga Palopo. Perjalanan menuju layanan prima memang masih penuh tantangan, namun dengan “alarm” yang terus berbunyi, semangat untuk bergerak lebih cepat kini menjadi harga mati. **rep***

Laporan : Hendra Firdaus

Pos terkait