Luwu Utara,metro-pendidikan.com.] Menggelar pentas seni dan budaya bagian dari penilaian Projek P5 Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini digelar selama dua hari berlangsung di SMAN 11 Luwu Utara, dibuka secara resmi oleh Kepala UPT SMAN Luwu Utara Idris, S.Pd pada Jum’at (1/3/2024) lalu.
Pada acara pembukaan pentas seni dan budaya kali ini, hadir Sekertaris Kecamatan Malangke Akbal, SE, Kepala Desa Tolada Andi Zulfadli SE, Kepala Puskesmas Malangke, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kecamatan Malangke.

Perhelatan ini, juga dihadiri oleh pengurus OSIS dari beberapa SMA sederajat se-Luwu Utara sekaligus menjadi ajang silaturrahmi antar pengurus OSIS SMA/SMK/MA se- Luwu Utara.
Kepala SMAN 11 Luwu Utara, Idris memberikan apresiasi kepada segenap panitia kegiatan dan pengurus OSIS yang telah mempersiapkan perhelatan tersebut dengan seoptimal mungkin.
Tidak hanya itu, dia berharap agar kegiatan ini dapat dijadikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk menggali potensi diri di bidang seni. Sehingga mereka dapat menyalurkan bakat dan minat masing-masing.
Apresiasi serupa, juga datang dari Sekcam Malangke saat memberikan kata sambutan pada acara tersebut. Bahkan, dia mendorong pihak sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat mengasah kemampuan dan bakat siswa.
“Moment ini sangat penting bagi siswa untuk menyalurkan bakat yang bisa direkrut atau mengikuti seleksi setiap ajang perlombaan seni baik tingkat Kabupaten, provinsi maupun nasional,”ujar Akbal, Sekcam Malangke ini.

Dia juga menitip pesan kepada segenap generasi muda khususnya muris SMAN 11 Luwu Utara agar dapat memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga untuk menunjukkan kualitas diri dalam bidang seni.Termasuk ini juga, katanya, bagian dari upaya melestarikan budaya daerah Luwu Utara.
Acara pembukaan dirangkaikan dengan penampilan teatrikal dari beberapa ekstrakurikuler di SMAN 11 Luwu Utara, antara lain ekskul Pramuka, ekskul PMR, ekskul Paskib dan persembahan tari dan vokal solo dari Sanggar Seni SMAN 11 Luwu Utara.
Hari ke dua pelaksanan kegiatan tersebut, dilanjutkan penampilan dari kelas XII IPA dan IPS sebagai penilaian akhir praktek Mata Pelajaran Seni Budaya dibawah bimbingan guru Seni Budaya Nova Riswanti, S.Pd, Gr. Serta beberapa penampilan yang disajikan oleh siswa-siswi kelas XII yakni Tari Tradisional, Tari Kreasi, Drama, Fashion Custum, Gitar Akustik, Vokal Solo dan Presentasi Hasil Karya.
Pada kegiatan ini disaksikan para orang tua siswa-siswi kelas XII yang memberi dukungan kepada putra-putrinya sekaligus support untuk memberikan penampilan yang terbaik.
Seluruh rangkaian ini ditutup pada Sabtu 02 Maret 2024, pukul 16.00 Wita oleh Wakasek kesiswaan, Drs.Ismun. Pada pidato penutupannya, ia mengucapkan apresiasi kepada pengurus OSIS SMAN 11 Luwu Utara, panitia acara, para guru pendamping sukses menggelar kegiatan ini. Mereka juga mendedikasikan waktu, pikiran, tenaga untuk mensukseskan kegiatan tersebut.
Dia juga menitip pesan kepada siswa-siswi kelas XII agar tetap semangat mengikuti penilaian praktek untuk mata pelajaran yang lain. Termasuk mempersiapkan diri menjelang penilaian akhir sekolah akan dilaksanakan pada pekan terakhir Maret 2024.**
Laporan : Masdariah/Ali Hidayat
[5/3, 10.28] Ali Hidayat Muha: SMAN 11 Luwu Utara Gelar Pentas Seni Dan Budaya, Ajang Uji Kemampuan Siswa Menuai Apresiasi
Luwu Utara-Metropendidikan.com. Menggelar pentas seni dan budaya bagian dari penilaian Projek P5 Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini digelar selama dua hari berlangsung di SMAN 11 Luwu Utara, dibuka secara resmi oleh Kepala UPT SMAN Luwu Utara Idris, S.Pd pada Jum’at (1/3/2024) lalu.
Pada acara pembukaan pentas seni dan budaya kali ini, hadir Sekertaris Kecamatan Malangke Akbal, SE, Kepala Desa Tolada Andi Zulfadli SE, Kepala Puskesmas Malangke, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kecamatan Malangke.
Perhelatan ini, juga dihadiri oleh pengurus OSIS dari beberapa SMA sederajat se-Luwu Utara sekaligus menjadi ajang silaturrahmi antar pengurus OSIS SMA/SMK/MA se- Luwu Utara.
Kepala SMAN 11 Luwu Utara, Idris memberikan apresiasi kepada segenap panitia kegiatan dan pengurus OSIS yang telah mempersiapkan perhelatan tersebut dengan seoptimal mungkin.
Tidak hanya itu, dia berharap agar kegiatan ini dapat dijadikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk menggali potensi diri di bidang seni. Sehingga mereka dapat menyalurkan bakat dan minat masing-masing.
Apresiasi serupa, juga datang dari Sekcam Malangke saat memberikan kata sambutan pada acara tersebut. Bahkan, dia mendorong pihak sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat mengasah kemampuan dan bakat siswa.
“Moment ini sangat penting bagi siswa untuk menyalurkan bakat yang bisa direkrut atau mengikuti seleksi setiap ajang perlombaan seni baik tingkat Kabupaten, provinsi maupun nasional,”ujar Akbal, Sekcam Malangke ini.
Dia juga menitip pesan kepada segenap generasi muda khususnya muris SMAN 11 Luwu Utara agar dapat memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga untuk menunjukkan kualitas diri dalam bidang seni.Termasuk ini juga, katanya, bagian dari upaya melestarikan budaya daerah Luwu Utara.
Acara pembukaan dirangkaikan dengan penampilan teatrikal dari beberapa ekstrakurikuler di SMAN 11 Luwu Utara, antara lain ekskul Pramuka, ekskul PMR, ekskul Paskib dan persembahan tari dan vokal solo dari Sanggar Seni SMAN 11 Luwu Utara.
Hari ke dua pelaksanan kegiatan tersebut, dilanjutkan penampilan dari kelas XII IPA dan IPS sebagai penilaian akhir praktek Mata Pelajaran Seni Budaya dibawah bimbingan guru Seni Budaya Nova Riswanti, S.Pd, Gr. Serta beberapa penampilan yang disajikan oleh siswa-siswi kelas XII yakni Tari Tradisional, Tari Kreasi, Drama, Fashion Custum, Gitar Akustik, Vokal Solo dan Presentasi Hasil Karya.
Pada kegiatan ini disaksikan para orang tua siswa-siswi kelas XII yang memberi dukungan kepada putra-putrinya sekaligus support untuk memberikan penampilan yang terbaik.
Seluruh rangkaian ini ditutup pada Sabtu 02 Maret 2024, pukul 16.00 Wita oleh Wakasek kesiswaan, Drs.Ismun. Pada pidato penutupannya, ia mengucapkan apresiasi kepada pengurus OSIS SMAN 11 Luwu Utara, panitia acara, para guru pendamping sukses menggelar kegiatan ini. Mereka juga mendedikasikan waktu, pikiran, tenaga untuk mensukseskan kegiatan tersebut.
Dia juga menitip pesan kepada siswa-siswi kelas XII agar tetap semangat mengikuti penilaian praktek untuk mata pelajaran yang lain. Termasuk mempersiapkan diri menjelang penilaian akhir sekolah akan dilaksanakan pada pekan terakhir Maret 2024.**
Laporan : Masdariah/Ali Hidayat






